PERANAN MEDIA DAKWAH SEHARUSNYA SEBAGAI PANUTAN REMAJA MILLENIAL
Di negara indonesia kita ini sudah terlalu banyak
pengaruh buruk dari media sosial manapun, dan rata rata yang terhasut
didalamnya adalah kaum remaja millenial saat ini yang sedang maraknya
diperbincangkan disetiap aspek apapun. Titik kecanduan dari setiap masyarakat
sudah tidak bisa dihindarkan lagi karna setiap kalangan para anak
muda,anak-anak, dan orang tua sudah memakainya. Kita tidak bisa menyalahkan
siapapun atau yang mencentuskan media sosial itu karna, pada dasarnya semuanya
kembali kepada setiap diri masing-masing memakainya dengan cara yang bermanfaat
ataupun sebaliknya.
Jika
kita berfikir secara pendidikan seharusnya apa yang diviralkan dimedia sosial
bukanlah sesuatu hal yang tidak bermanfaat atau isu-isu yang tidak sesuai
dengan fakta dan kenyataan tetapi, konten yang dapat membangun,membawa dan
menerapkan bahwasannya pendidikan dan ilmu itu lebih penting daripada suscriber
ataupun video viral yang tidak memberikan pengaruh yang baik bagi diri kita
semua.
Lantas apa yang benak kalian pikirkan untuk negara
kita ini yang mayoritas beragama muslim?
Apa saja solusi dan peran kita sebagai remaja
millenial untuk negara kita sendiri ?
Mari
kita simak dan belajar bahwasannya segala sesuatu harus ada yang berani memulai
untuk memperlihatkan bahwasannya kita akan
maju kita orang yang didalamnya berniat dan mempunyai sifat juang untuk
membela agama dan negaranya. Inilah peranan remaja millenial yang seharusnya
diapresiasikan :
1. Berfikir panjang bahwasaanya konten yang islami
atau dakwah dapat membawa kita kejalan yang benar dan sebaliknya konten yang
tidak baik menjerumuskan kita dalam kesesatan.
2. Ilmu yang kita miliki digunakan dengan baik agar
menghasilkan sesuatu yang baik juga dan sebaliknya jika ilmu yang kita miliki
tidak dipergunakan dengan baik akan menjadi sia-sia.
3. Berkemauan tinggi dalam segala aspek apapun dapat
membawa kita dalam kesuksesan dan sebaliknya jika kita bermalas-malasan maka
kegagalan dan ketertundaan yang menghampiri kita.
4. Dan yang terakhir selalu mengingat allah karna
bahwasannya segala sesuatu dibumi ini akan kembali kepada sang pemiliknya.”
Dibawah hanya ada tanah dan diatas hanya ada ALLAH”
Jadi,bagaimana para kaum millenial? Jalan yang
baik atau buruk semua tergantung dari setiap diri masing-masing. Mari kita
bangun generasi millenial yang viral akan ilmunya, dakwahnya, dan
aspresiasinya.
“KARNA KALO BUKAN
KITA YANG MEMULAI SIAPA LAGI?”
“EVEN THE BEST CAN
BE IMPROVED”
Komentar
Posting Komentar